Kamis, 08 Maret 2012

Dinda


Nama dia Dinda . Cewek manis  yang saya kenal sejak saya duduk dikelas 1 SMP (mungkin) dan dia kelas 6 SD . Saya nda tau bagaimana caranya kami bisa bersahabat. Waktulah yang membawa kami menjadi seperti saat ini.
Dinda tuh adalah pendengar curhat yang baik. Kalo misalnya lagi ada cerita, masalah, atau apapun itu , pasti yang saya lakukan adalah SMS dia. “Dinda dimna?” kalimat andalan kalo mau ketemu. Emang sih saya adalah pemeran utama dalam persahabatan ini, karna saya yang selalu banyak cerita ke dia dan dia nda bisa motong cerita saya :D.
Oh ia, tau nggak , saya kadang memanggilnya dengan sebutan ‘kaka dinda’ dan dia manggil saya tanpa menggunakan embel-embel kaka, mba , atau apapun itu. Dia hanya cukup mengucapkan 1 kata panggilan, ‘enno’   (--“). Padaha l saya dan dia beda 3 tahun. Lucu gak tuh ?
Banyak kejadian yang kami lewatkan, mulai dari yang lucu, horor, sampe yang romantis (apa coba? ). Dan  Alhamdulillah, selama kami bersahabat, belum pernah sekalipun mengalami perbedaan pendapat . Itu mungkin karena kita saling menghargai pendapat masing-masing (ce ileeeh ), tapi emang bener kok.
Tempat yang paling sering jadi tempat curhat adalah ayunan yang ada didepan rumah dinda , selain itu masih ada kamarnya dinda , teras rumahku, dan pinggir jalan depan rumah dinda.
Belum pernah ada masalah yang kita alami. Tapi ketika saya akan kuliah diluar dan keluarga saya akan pindah. Itu menjadi hal yang paling tidak enak, karena persahabatan ini akan terpisah oleh jarak . (sekarang  aja yang jelas-jelas kita masih 1 kota sulit banget ketemu apalagi kalo udah beda kota). Tapi tetap yakin dan percaya bahwa perbedaan jarak dan waktu tidak akan memudarkan persahabatan kami.

Mungkin cukup sekian cerita saya tentang Dinda. lain waktu kita sambung .
I Love U Dinda :*

1 komentar: